Kecenderungan Anak dalam Menggunakan Teknologi: Dampak dan Solusinya


Kecenderungan anak dalam menggunakan teknologi memang semakin meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Hal ini tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Namun, dampak dari penggunaan teknologi yang berlebihan juga perlu diperhatikan.

Menurut Dr. Anak Agung Gde Agung, seorang psikolog anak, kecenderungan anak dalam menggunakan teknologi dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan kesehatan mental mereka. “Anak-anak yang terlalu banyak terpaku pada gadget cenderung kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, sehingga kemampuan sosial mereka pun terganggu,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan teknologi yang berlebihan juga dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik anak-anak. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan akibat terlalu sering menggunakan gadget dalam waktu yang lama.

Namun, tidak semua dampak dari kecenderungan anak dalam menggunakan teknologi bersifat negatif. Menurut Prof. Dr. Ir. Bambang Brodjonegoro, M.Sc., M.T., penggunaan teknologi juga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan anak-anak jika digunakan secara bijaksana. “Teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif jika dimanfaatkan dengan tepat,” ungkapnya.

Untuk mengatasi dampak negatif dari kecenderungan anak dalam menggunakan teknologi, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan mengatur waktu penggunaan teknologi bagi anak-anak. Menurut Asosiasi Psikologi Anak, anak-anak sebaiknya tidak diperbolehkan menggunakan gadget lebih dari 2 jam dalam sehari.

Selain itu, sebagai orang tua, kita juga perlu memberikan contoh yang baik dalam penggunaan teknologi. “Anak-anak akan meniru perilaku orang tua dalam menggunakan teknologi. Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita juga perlu mengatur penggunaan teknologi kita sendiri,” tambah Dr. Anak Agung Gde Agung.

Dengan mengimbangi antara kecenderungan anak dalam menggunakan teknologi dengan pengawasan dan pendidikan yang tepat, diharapkan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan berkembang menjadi individu yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.